Universitas Ciputra Surabaya Gandeng UIM Dalam Program Demo Day

Berita Kegiatan MBKM

SURABAYA, uim.ac.id – Universitas Ciputra (UC) Surabaya mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 17 perguruan tinggi lain se-Indonesia untuk melaksanakan program hibah Wirausaha Merdeka (WMK) bagi mahasiswa. UC menjadi salah satu dari empat perguruan tinggi di Jawa Timur yang mendapatkan hibah tersebut.

Salah satunya yang menjadi peserta WMK yakni Universitas Islam Madura (UIM) dengan mengirim sebanyak 31 orang mahasiswa delegasi dari Fakultas Ekonomi dan Pertanian serta didampingi oleh tiga orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Program Wirausaha Merdeka UC ini dimulai sejak 5/9/2022 dan akan berakhir 12/12/2022, dengan konsep program berbasis real entrepreneurship project. Jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan WMK UC adalah 610 mahasiswa, dengan beragam latar belakan perguruan tinggi asal, domisili, disiplin ilmu, dan kebudayaan.

Pada bulan pertama program, mahasiswa melakukan proses eksplorasi peluang. Dilanjutkan dengan pengembangan model bisnis dan prototype untuk bulan ke-2. Pada bulan ke-3 dilakukan validasi untuk mendapatkan feedback dari publik terhadap prototype dan model bisnis yang sudah disusun. Demo Day WMK UC dilakukan pada tanggal 9-10 November 2022, dengan melibatkan 42 tim bisnis dari 610 mahasiswa.

Ada beberapa produk yang dipamerkan oleh UIM diantaranya yakni: Es Lontar King, Batik Madura, dan Brownies Singking. Menurut koordinator Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Islam Madura Halimatus Sakdiyah, SE., M.Si menuturkan, dengan adanya demo day ini mahasiswa memperoleh banyak pengalaman serta memiliki relasi yang luas.

“Pengalaman berharga akan didapatkan oleh mahasiswa dengan berinteraksi dengan berbagai pihak yang berkepentingan, diantaranya adalah fasilitator yang berasal dari berbagai macam latar belakang yang diantaranya adalah kalangan industri, eksportir dan para investor,” ujar wanita yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I tersebut.

Pihaknya berharap mahasiswa yang mengikuti program ini dapat mengembangkan produknya hingga ke mancanegara dan dapat dipasarkan di berbagai marketplace. (Ila)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *