Pertama di Madura, Dosen UIM Berhasil Ciptakan Sistem Pembelajaran Online Bagi ABK

BeritaKegiatan

PAMEKASAN, uim.ac.id – Salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat telah diwujudkan oleh dosen Universitas Islam Madura (UIM) melalui aplikasi yang diberi nama “siswa plus”. Aplikasi ini sebagai solusi pembelajaran Online untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Dosen tersebut yakni Shefa Dwi Jayanti Ramadhani dan Agus Budiyono dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) UIM. Aplikasi tersebut merupakan buah program kemitraan masyarakat (PKM).

Aplikasi ini ditujukan kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus agar bisa mengikuti pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19.

“Hasil analisis situasi kami terhadap pembelajaran selama pandemi belum ada aplikasi yang melayani siswa berkebutuhan khusus,” ucap shefa  saat diwawancarai oleh crew lensa UIM pada (5/8/2021) di SLB Bugih Pamekasan.

Aplikasi siswa plus ini memiliki beberapa fitur pembelajaran, mulai dari media pembelajaran yang meliputi beberapa aspek yakni audio visual, latihan,evaluasi,juga pengembangan karakter yang dapat membantu siswa untuk belajar lebih mudah.

Pihaknya berharap dengan adanya aplikasi siswa plus ini dapat bermanfaat bagi semua siswa dan seluruh kegiatan pembelajaran menjadi berkualitas.

“Sistem ini baru pertama kali diciptakan di Madura, semoga aplikasi ini bisa membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran di sekolah. Dan juga semoga aplikasi ini semakin berkembang dan dimanfaatkan oleh guru dan siswa dalam ruang lingkup yang lebih luas,” tutupnya. (ila)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *