Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merupakan wadah aktivitas dan kreatifitas  kemahasiswaan luar kelas untuk mengembangkan minat, bakat dan keahlian tertentu. Lembaga ini sangat  penting keberadaannya di sebuah perguruan tinggi, dimana bisa dijadikan tolak ukur  kreativitas mahasiswa Lembaga ini bersifat otonom, dan bukan sebagai cabang dari badan eksekutif maupun senat mahasiswa.

Banyak mahasiswa yang menganggap jika nilai akademik/ IPK tinggi akan menjamin keberhasilan mahasiswa dikemudian hari. Perlu diperhatikan bahwa nilai akademik / IPK (indeks prestasi komulatif) bukan satu-satunya yang menjadi tolak ukur keberhasilan mahasiswa. Banyak mahasiswa yang lebih mementingkan nilai IPK tinggi daripada bagaimana cara penerapan pengetahuan yang mereka miliki dalam kehidupan nyata. Jadi IPK tinggi tidak ada manfaatnya apabila mahasiswa tersebut tidak memiliki pengalaman atau kemampuan dibidangnya dan juga tidak memiliki pengalaman untuk bersosialisasi dengan dunia luar. Contohnya sebuah perusahaan tidak akan menerima karyawan walaupun nilai IPK nya tinggi tetapi ia kurang berpengalaman, kurang bersosialisasi dengan orang lain apalagi ia memiliki etika yang buruk.

Unit kegiatan mahasiswa merupakan tempat mahasiswa untuk mengembangkan bakat, minat, keahlian dari masing-masing mahasiswa, dan kemampuan untuk bersosialisasi dengan dunia luar. Jadi, IPK tinggi tidak akan menjamin bahwa mahasiswa akan memperoleh keberhasilan. Tapi, kemampuan bersosialisasi yang telah didapatkan dalam mengikuti UKM adalah hal yang paling berharga dan sekaligus sebagai kunci keberhasilan mahasiswa dalam menghadapi dunia luar.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)  Fakultas Pertanian UIM menggelar kegiatan perlombaan dalam sebuah Karya Cipta( One class One Product cOmpetition) Pengolahan Hasil Pertanian. Kegiatan  ini merupakan rangkaian acara yang telah berlangsung sejak tanggal 02 Desember 2015 sampai dengan 02 Maret 2016.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa pertanian Fakultas Pertanian UIM dari semester 2 sampai semester 6. Dimana di Fakultas Pertanian terdapat tiga Program Studi yaitu Agroteknologi, Agribisnis dan Agrobisnis Perikanan. Setiap kelas wajib membuat sebuah karya olahan unggulan yang berbahan dasar singkong dan ikan tongkol.

Acara ini mengambil tema “Mengangkat kembali Pertanian Lokal Madura menjadi produk yang diminati Indonesia”. Sebuah tema yang  sangat menarik dan merupakan  wujud kepedulian mahasiswa terhadap peningkatan nilai ekonomis terhadap produk-produk pertanian.

Rangkaian acara yang cukup panjang selama kurang lebih 4 bulan ini dilakukan mahasiswa untuk memproses dan membuat olahan unggulan tersebut dan memasarkannya di acara Car Free Day di Arek Lancor Pamekasan.

Bentuk diversifikasi produk berbahan dasar singkong dan ikan tongkol di jadikan berbagai olahan menarik antara lain :Steak singkong, lumpia singkong keju, kue pisuke, gethuk kuping gajah, bola-bola cakalang, kerupuk cakalang dan  tart singkong dan jemblem keju.

Karya cipta OOPO ini memperebutkan piala dekan Fakultas Pertanian dan yang berhasil mendapatkan juara 1 adalah kelas Agroteknologi semester 2 dengan produk steak singkong, juara 2 adalah Prodi Agribisnis semester 2 dengan produk gethuk kuping gajah dan yang juara 3 adalah Prodi Agrobisnis Perikanan semester 4 dengan produk bola-bola cakalang.(Endang’16).

 

Oleh: Endang Tri Wahyurini,S,Pi.,M.Agr

(Kaprodi Agrobisnis Perikanan)