Perdalam Pemahaman Aswaja Annahdliyah Melalui Peringatan Isra’ Mi’raj

Lainnya

PAMEKASAN, uim.ac.id – Momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW 1440 H. dimanfaatkan oleh keluarga besar Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan dengan menggelar kegiatan pengajian serta pendalaman ajaran aswaja.

Acara yang diprakarsai oleh pengurus Mushallah Almuttaqin tersebut dipusatkan di ruang Mushalla dan diikuti oleh seluruh dosen, karyawan serta mahasiswa di lingkungan UIM Pamekasan. Hadir sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut K. Imam Sutaji instruktur wilayah PKPNU Jawa timur.

Dalam ceramahnya K. Imam Sutaji mengulas sejarah Isra’ Mi’raj serta sejumlah pesan penting dalam peristwa tersebut, salah satunya yang diurai oleh K. Imam adalah lahirnya perintah shalat dalam peristiwa perjalanan spiritual tersebut.

“Perjalanan spiritual baginda Nabi Muhammad dari masjidil haram hingga Sidratul Muntaha penuh dengan makna dan pesan berharga, dan shalat menjadi salah satu pesan penting dari peristiwa isra’ Mi’raj tersebut”. katanya.

K. Imam Sutaji juga mengajak para dosen untuk senantiasa mampu melihat kondisi diri secara jernih, sehingga bisa mengetahui apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan, termasuk apa pula yang menjadi kelebihan, agar nantinya bisa menjalankan perintah agama dengan baik.

Selain pesan-pesan keagamaan, K. Imam Sutaji juga menyampaian wawasan aswaja annahdliyah dalam ceramahnya, hal itu untuk menguatkan pemahaman aswaja di kalangan dosen UIM Pamekasan.

Acara tersebut juga diwarnai dengan pembacaan solawat Annahdliyah bersama sejak awal pra acara pembukaan hingga menjelang dimualinya acara. Sementara solawat Asghil dikomandangkan dan dibaca bersama-sama diakhir acara. (ham/die/mad)