pembantu-rektor-4Keluarga besar Universitas Islam Madura berduka, pasalnya salah seorang pinpinan yakni Drs. H.M. Baidhawi telah wafat pada senin malam.

Kabar duka itu cukup mengagetkan semua pihak, lantaran almarhum, senin pagi hingga sore masih mengikuti sejumlah kegiatan akademik di kampus hijau

“Atas nama pinpinan dan seluruh civitas akademika Universitas Islam Madura, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas waftanya KH. Baidhawi Pembantu Rektor IV Universitas Islam Madura, semoga amal ibadah belai diteriam di sisi Allah, dan mendapat surga-Nya” Ungkap Rektor UIM Ahmad S.Ag, M.Pd dalam rilis berita duka kepada sejumlah media.

Menurut Rektor, pihaknya mendapat kabar wafatnya almarhum pada jam 23 lewat, diakui Rektor dirinya langsung menuju kediman rumah duka untuk memastikan kabar tersebut, dan ternyata kabar benar adanya.

Pasca pemakaman almarhum, rekotr meminta kepada seluruh civitas akademika UIM untuk berpartisipsi menggelar tahlil dan doa hingga hari ke tujuh, baik secara langsung ke rumah duka, maupun di rumahnya masing-masing.

Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat bersahaja dan istiqomah, salah satu bentuknya adalah kegiatan shalat berjamaah yang almarhum lakukan secara rutin, bahkan dengan mengajak sejumlah karyawan lainnya. Itu sebabnya, almarhum tampil tidak hanya sebagai teman bekerja, namun juga sebagai figure guru yang selaalu diteladani oleh banyak orang. Selamat jalan Guru