PAMEKASAN, uim.ac.id – Universitas Islam Madura melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) melaksanakan kontrak dengan para peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat yang mendapatkan pendanaan dari Kementrian Ristt dan Teknologi Tahun anggaran 2020 (11/5).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung  Al Fatah itu dihadiri oleh semua peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat yang mendapatkan hibah sebanyak 23 orang yang terdiri dari 21 orang ketua peneliti dan 2 orang ketua pelaksana pengabdian masyarakat.

“Kegiatan penandatangan kontrak ini merupakan bagian awal sebelum para peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan di lapangan”. Kata Iswahyudi, M.Si ketua LPPM UIM Pamekasan kepada reporter uim.ac.id.

Selanjutnya, kata Iswahyudi para peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat harus menyusun jadwal kegiatan sesuai dengan onjek dan tema kegiatan yang sudah diterima oleh kementerian. Pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan asistensi agar kegiatan yang didanai oleh APBN tersebut berjalan dengan lancer.

Untuk diketahui berdasarkan keputusan Kemenristek Brin RI total dana hibah penelitian  yang diterima oleh UIM Pamekasan tahun 2020 sebesar 820 juta sedangkan dana hibah pengabdian masyarakat sebesar 80 juta sehingga total dana Hibah dari kemenristek Brin yang akan diberikan tahun ini sebesar 900 juta. (ham/die)