Tembus Jepang, LPPM UIM Jalin Kerja Sama Strategis dan Lakukan Studi Tiru Pertanian Modern di Global Organic Farm (Japindo Agriculture)

Berita Kegiatan Kerja Sama

Jepang, uim.ac.id — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sekaligus kegiatan studi tiru di perusahaan pertanian modern Global Organic Farm (Japindo Agriculture) yang berlokasi di Jepang.

Perusahaan tersebut dimiliki oleh Yuanas, yang lebih dikenal dengan sapaan Cak Anas. Ia dikenal sebagai petani sukses yang mampu mengembangkan sistem pertanian modern berbasis mekanisasi secara mandiri. Global Organic Farm (Japindo Agriculture) bergerak di bidang budidaya padi serta berbagai komoditas umbi-umbian dengan luas lahan kelolaan sekitar 30–40 hektare.

Menariknya, seluruh operasional lahan tersebut dikelola secara mandiri oleh Cak Anas dengan dukungan peralatan mekanisasi pertanian yang lengkap dan modern. Mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pascapanen, seluruh tahapan dikerjakan menggunakan teknologi dan mesin pertanian yang canggih. Sistem ini menjadi contoh nyata penerapan efisiensi dan produktivitas dalam praktik pertanian modern di Jepang.

Penandatanganan MoU ini bertujuan memperkuat kerja sama di bidang penelitian, pengembangan inovasi pertanian, serta pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL) bagi mahasiswa UIM. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai penerapan pertanian modern, sistem mekanisasi, manajemen lahan skala luas, hingga pengelolaan pascapanen yang efektif dan efisien.

Rektor Universitas Islam Madura, Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas akademik dan keterampilan mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori di bangku kuliah, tetapi juga melihat secara langsung praktik pertanian modern yang telah terbukti efisien dan produktif. Ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan pertanian masa depan,” ujarnya.

Ketua LPPM UIM, Dr. Iswahyudi, M.Si., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen LPPM dalam memperluas jejaring riset dan pengabdian hingga tingkat internasional.

“Kami melihat Global Organic Farm (Japindo Agriculture) sebagai mitra strategis yang tidak hanya berhasil secara produksi, tetapi juga konsisten dalam menerapkan sistem pertanian modern berbasis mekanisasi. Melalui kerja sama ini, kami ingin mendorong transfer pengetahuan, teknologi, serta model manajemen pertanian yang adaptif untuk dikembangkan di Madura dan Indonesia secara umum,” jelasnya.

Melalui kolaborasi internasional ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara dunia akademik dan praktisi pertanian global. Kerja sama ini juga diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, serta siap berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian modern di Indonesia.

Tulis komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses