Perkuat Jejaring Global, UIM Jalin Kemitraan dengan PCINU Jepang untuk Dakwah dan Riset Internasional

Berita Kerja Sama

JEPANG, uim.ac.id – Tepat setelah pelaksanaan sholat tarawih pertama Ramadan 1447 H., Universitas Islam Madura (UIM) resmi menjalin kemitraan dengan PCINU Jepang. Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat serta memperkuat syiar Islam di negara dengan populasi Muslim minoritas.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor PCINU Jepang, kompleks Masjid NU At-Taqwa, Koga, Ibaraki, dihadiri langsung oleh Ketua PCINU Jepang K.H. Achmad Gazali, Ph.D., Ketua Dewan Kemakmuran Masjid K.H. Ismail, Ketua Lembaga Perekonomian PCINU Ust. Yuanas, Rektor UIM, Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd., serta puluhan jamaah sholat tarawih.

Dalam sambutannya, Rektor UIM menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keterbukaan serta kepercayaan PCINU Jepang yang telah menerima dan memfasilitasi program pengabdian internasional bagi mahasiswa dan dosen UIM.

“Momentum Ramadan ini mengajarkan kita tentang kolaborasi, kepedulian, dan penguatan nilai-nilai keumatan. Kami berharap sinergi dengan PCINU Jepang mampu melahirkan program-program berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, baik di Jepang maupun di Indonesia,” tegasnya.

Pada tahap awal kerja sama ini, UIM mengirimkan dua dosen untuk melaksanakan riset dan studi tiru di bidang pertanian modern yang dikelola oleh diaspora Indonesia di Jepang. Selain itu, satu mahasiswa UIM juga ditugaskan menjalankan misi dakwah selama tiga bulan di Masjid Indonesia Ueda, Nagano.

Ketua PCINU Jepang, K.H. Achmad Gazali, Ph.D., menyambut baik kolaborasi tersebut. Sebagai alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet, ia menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh demi kesuksesan program-program UIM.

“Kami siap bersinergi dan memberikan pelayanan terbaik agar program internasional UIM berjalan optimal serta mampu mengantarkan UIM menjadi perguruan tinggi unggul di tingkat Asia,” ujarnya.

Kemitraan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi jembatan kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, riset, ekonomi, dan dakwah Islam di kancah internasional.

Tulis komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses