
PAMEKASAN, uim.ac.id — Universitas Islam Madura (UIM) menyelenggarakan Apel Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di halaman kampus Universitas Islam Madura. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 ini diikuti oleh pimpinan, dosen, karyawan, serta mahasiswa UIM.
Seluruh peserta tampil dengan pakaian bernuansa santri. Laki-laki mengenakan baju putih, sarung, dan songkok nasional, sementara peserta perempuan mengenakan kerudung gelap dengan baju putih bersarung. Suasana apel berlangsung tertib dan penuh khidmat.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama, dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Santri sebagai bentuk komitmen untuk menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Momen ini menjadi pengingat akan peran penting santri dalam perjuangan dan pembangunan bangsa.
Dalam amanatnya, Rektor Universitas Islam Madura H. Ahmad, S. Ag.,M.Pd menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri menjadi ajang refleksi bagi mahasiswa untuk meneladani semangat perjuangan para ulama.
“Santri saat ini harus mampu berkontribusi, membawa nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dalam setiap langkah,” ujarnya.
Kegiatan apel ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan dunia pendidikan. Melalui peringatan Hari Santri Nasional, UIM berharap seluruh civitas akademika dapat terus menumbuhkan semangat cinta tanah air dan memperkuat peran santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Ila)

