24 Peserta Berebut 15 Kuota Beasiswa S2 PTKI Jatim 2026, UIM Gelar Ujian Kitab Kuning dan Hafalan Al-Qur’an

Berita
24 Peserta Berebut 15 Kuota Beasiswa S2 PTKI Jatim 2026, UIM Gelar Ujian Kitab Kuning dan Hafalan Al-Qur’an

Pamekasan — Sebanyak 24 peserta mengikuti Seleksi Tahap II Beasiswa Magister (S2) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Universitas Islam Madura (UIM), Pamekasan, Sabtu (8/8/2026).

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam menjaring calon penerima beasiswa yang memiliki kompetensi akademik serta penguasaan keilmuan Islam, melalui ujian baca kitab kuning dan hafalan Al-Qur’an.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Islam Madura.

Proses seleksi melibatkan tim penguji, akademisi, dan panitia guna memastikan tahapan berjalan secara objektif, tertib, dan akuntabel.

Hadir dalam kegiatan tersebut Drs. KH. A. Mutam Mukhtar, M.Pd.I., selaku pemantau LPPD Jawa Timur, Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd., Rektor UIM, Dr. H. Muhammad Subhan, M.A., Wakil Rektor I, Dr. H. Supandi, Wakil Rektor II, serta Dr. Abdul Hobir, M.Pd.I., Kaprodi S2 MPI UIM. Turut hadir K.H. Mas Kamil Thobroni sebagai penguji dan Ibu Aini sebagai perwakilan Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon. Selanjutnya, kegiatan diteruskan dengan sambutan Rektor UIM dan Ketua Tim Seleksi LPPD Jawa Timur.

Rektor UIM, Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd., menegaskan komitmen UIM dalam mendukung pelaksanaan seleksi sebagai bagian dari sinergi perguruan tinggi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam peningkatan mutu sumber daya manusia bidang pendidikan Islam.

“Universitas Islam Madura berkomitmen mendukung pelaksanaan seleksi ini melalui sinergi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Kami berharap seluruh tahapan dapat berlangsung secara tertib, objektif, dan profesional sehingga mampu menghasilkan peserta terbaik sesuai dengan kriteria dan tujuan program beasiswa,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan Seleksi Tahap II, UIM memperoleh kuota 15 penerima beasiswa, sedangkan peserta yang mengikuti ujian berjumlah 24 orang. Sebelumnya, peserta telah melewati seleksi administrasi, tes potensi akademik dan wawasan kebangsaan.

Ketua Tim Seleksi LPPD Jawa Timur, Drs. KH. A. Mutam Mukhtar, M.Pd.I., menegaskan bahwa program beasiswa tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia pesantren.

“Program ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia pesantren. Para penerima beasiswa diharapkan mampu menjaga amanah, meningkatkan kompetensi keilmuan, serta membangun integritas dan berakhlaqul karimah,” jelasnya.

Pada tahap ini, peserta mengikuti ujian baca kitab kuning dan hafalan Al-Qur’an. Untuk jenjang S2, Fathul Mu’in menjadi bahan ujian baca kitab untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami literatur keislaman klasik.

Kaprodi S2 MPI UIM, Dr. Abdul Hobir, M.Pd.I., menilai bahwa program beasiswa tersebut memiliki nilai strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, khususnya dari lingkungan pesantren.

“Program beasiswa ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” tuturnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa. Diharapkan terpilih calon penerima beasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kedalaman keilmuan Islam, dan komitmen untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan pesantren serta pendidikan Islam di masa mendatang. (Faiz) 

Tulis komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses