Melaju hingga Final, Delegasi Debat Hukum UIM Persembahkan Juara II Nasional Sharia Event

Berita
Melaju hingga Final, Delegasi Debat Hukum UIM Persembahkan Juara II Nasional Sharia Event

Pamekasan – Universitas Islam Madura (UIM) menorehkan prestasi dalam ajang Lomba Debat Hukum Nasional Sharia Event yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah UIN Madura sebagai Juara II.

Tiga mahasiswa aktif Fakultas Agama Islam Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), delegasi UIM yakni Nurul Hikmah, Siti Aisyah, dan Moh. Khoiron, berhasil melaju ke babak semifinal setelah melewati fase penyisihan yang ketat hingga babak final.

Pada babak semifinal yang berlangsung di Gedung Fakultas Syariah UIN Madura, delegasi UIM berhadapan dengan delegasi dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam kompetisi tersebut, UIM berhasil unggul dan memastikan satu tempat di babak final.

Di babak final, delegasi UIM berhadapan dengan delegasi dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), yang sebelumnya berhasil mengungguli delegasi UIN Malang pada babak semifinal, dan memastikan mengamankan posisi sebagai Juara II.

Salah seorang anggota delegasi UIM, Nurul Hikmah, mengaku tidak menyangka timnya dapat melaju hingga babak final dan bahkan berhasil mengungguli delegasi UNESA di semifinal. Menurutnya, capaian tersebut menjadi pengalaman yang berkesan.

“Sedikit nggak nyangka sih kita bisa sampai titik ini, bahkan berhasil mengungguli kampus kayak UNESA. Melihat dari segala keterbatasan, mulai dari waktu hingga fasilitas,” ungkap Nurul Hikmah.

Prestasi tersebut tidak terlepas dari kiprah Positive Law Debate Community (PLDC), sebuah komunitas di lingkungan UIM yang berfokus pada pendalaman ilmu hukum dan debat hukum.

Komunitas tersebut dibina langsung oleh Moh. Habiburrahman, M.H., dosen Program Studi Hukum Keluarga Islam UIM, Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Madura.

Moh. Habiburrahman menyampaikan harapannya agar capaian tersebut dapat menjadi batu loncatan bagi para mahasiswa sekaligus menjadi awal yang baik bagi perkembangan PLDC.

“Semoga ini menjadi batu loncatan bagi para pemenang, sekaligus awal yang baik untuk PLDC,” ungkapnya.

Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam UIM, Jamiliya Susantin, M.H.I., turut menyampaikan kebanggaannya atas capaian yang diraih mahasiswa HKI. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki potensi yang bagus untuk terus dikembangkan melalui pembinaan yang tepat.

Jamiliya juga menyatakan komitmennya untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi perkembangan PLDC ke depan. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk semakin aktif mengembangkan kemampuan di bidang hukum dan debat.

Capaian Juara II dalam ajang debat hukum nasional tersebut menjadi salah satu torehan prestasi mahasiswa UIM sekaligus menunjukkan kiprah PLDC dalam mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan akademik dan keterampilan debat. (Faiz)

Tulis komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses