KKN Kolaboratif Dimulai, Mahasiswa UIM Siap Hadirkan Pengabdian Berdampak bagi Masyarakat

KKN Kolaboratif Dimulai, Mahasiswa UIM Siap Hadirkan Pengabdian Berdampak bagi Masyarakat

Berita

KKN Kolaboratif Dimulai, Mahasiswa UIM Siap Hadirkan Pengabdian Berdampak bagi Masyarakat

PAMEKASAN, uim.ac.id — Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Islam Madura (UIM) mengikuti rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif sebagai persiapan sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 11–13 Juli 2026, meliputi pembekalan, penyerahan, dan pelepasan mahasiswa KKN.

Kegiatan ini dipusatkan di UIN Madura dan diikuti oleh 126 peserta berasal dari UIN Madura, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Islam Madura, Universitas Annuqayah Sumenep, dan Universitas Al-Amien Prenduan.

Dengan mengusung tema “Kolaborasi Pengabdian Berbasis Ekoteologi untuk Mewujudkan Ketahanan Lingkungan dan Kemandirian Masyarakat Madura”, mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan praktik pelestarian lingkungan.

Dalam setiap program pengabdian yang akan dilaksanakan di tengah masyarakat, pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan solusi yang berkelanjutan terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan di Madura.

Berbagai materi penting, di antaranya Participatory Action Research (PAR), Asset Based Community Development (ABCD), pemetaan sosial, serta penyusunan program kerja berbasis kebutuhan masyarakat, diharapkan peserta mampu merancang dan melaksanakan program pengabdian yang partisipatif, berbasis potensi lokal, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura, Dr. Iswahyudi, M.Si., menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa UIM dalam KKN Kolaboratif merupakan bagian dari komitmen universitas.

“KKN Kolaboratif bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk berkolaborasi, beradaptasi, dan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.”

Senada dengan apa yang disampaikan Iswahyudi, Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd., Rektor Universitas Islam Madura menyampaikan harapan besar kepada mahasiswa yang akan mengikuti KKN Kolaboratif.

“Kami berharap mahasiswa UIM mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata melalui program-program yang inovatif, berbasis potensi lokal, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Melalui rangkaian pembekalan, penyerahan, dan pelepasan ini, para peserta diharapkan memiliki kesiapan akademik, sosial, dan mental dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Keikutsertaan Universitas Islam Madura dalam program ini menjadi wujud komitmen institusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, serta kesiapan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. (Faiz)

Tulis komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses