UIM Gelar Zikir dan Istigasah, Teguhkan Tradisi Pesantren di Momentum Hari Santri

Berita Kegiatan
UIM Gelar Zikir dan Istigasah, Teguhkan Tradisi Pesantren di Momentum Hari Santri

Pamekasan– Universitas Islam Madura (UIM) menggelar Zikir dan Istigasah sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ditempatkan di Musala Al-Muttaqien, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan, dosen, karyawan, dan mahasiswa UIM ini menjadi momentum memanjatkan doa sekaligus mengharap keberkahan para muassis dan masyayikh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan.

Kegiatan Zikir dan Istigasah ini dipimpin langsung oleh Rektor UIM, Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd., dengan diawali pembacaan surah Al-Fatihah kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Selawat Nariyah secara bersama-sama.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan selawat yang disertai Mahallul Qiyam, dipimpin oleh Fathorrozi Ariyanto, M.Si., dan diakhiri pembacaan doa oleh Wakil Rektor III UIM, Dr. H. Supandi, M.Pd.

Penanggung jawab kegiatan zikir dan istigasah, Fathorrozi Ariyanto, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memperoleh barokah dari para masyayikh dan pendiri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini juga menjadi wasilah untuk memperkuat kecintaan kita terhadap tradisi keislaman dan pesantren,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh sivitas akademika UIM senantiasa memperoleh keberkahan umur, ilmu, rezeki, serta keturunan. Harapan tersebut menjadi bagian dari doa bersama agar nilai-nilai keislaman dan tradisi pesantren terus terpelihara dalam kehidupan kampus.

Penyelenggaraan zikir dan istigasah ini menjadi salah satu bentuk partisipasi UIM dalam memperingati Hari Santri Nasional 2026. Sekitar 260 orang terdiri dari pimpinan, dosen, karyawan, dan mahasiswa hadir menyemarakkan kegiatan ini. (Faiz) 

Tulis komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses