
PAMEKASAN, uim.ac.id — Universitas Islam Madura (UIM) sukses menggelar Wisuda ke-20 Program Sarjana (S1) dan Diploma (D3) Tahun 2025 yang bertempat di Odaita Hotel Pamekasan, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan wisuda ini diikuti oleh 472 wisudawan dan wisudawati dari 16 program studi di lingkungan Universitas Islam Madura.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh makna dengan dihadiri Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan, pimpinan dari beberapa perguruan tinggi di Madura, perwakilan BRI dan BPJS Ketenagakerjaan selaku mitra Universitas Islam Madura, serta para tokoh masyarakat.
Rangkaian acara wisuda diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan Surat Keputusan lulusan dan lulusan terbaik, pidato Rektor, sambutan Kepala LLDIKTI Wilayah VII, serta orasi ilmiah oleh Guru Besar Universitas Merdeka Malang, Prof. Dr. Bonaventura Ngarawula, M.S. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan wisudawan, penyerahan ijazah, serta pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi dari masing-masing program studi, dan ditutup dengan pembacaan hamdalah.
Wisuda UIM tahun ini memiliki keunikan tersendiri karena dilaksanakan dengan rangkaian suluk sebagai bentuk pembekalan spiritual bagi para lulusan. Konsep ini menegaskan komitmen UIM dalam mengintegrasikan nilai keilmuan dan keislaman, sehingga para lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan berakhlakul karimah.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Islam Madura, Dr. H. Ahmad, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi dengan penuh perjuangan. Rektor menegaskan bahwa gelar akademik yang diraih merupakan amanah besar yang harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan agama.
“Hari ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Jadilah lulusan Universitas Islam Madura yang membawa ilmu, akhlak, dan nilai-nilai keislaman dalam setiap langkah kehidupan. Ilmu yang bermanfaat dan akhlak yang mulia adalah jati diri lulusan UIM,” tutur Rektor dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Rektor berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, berkontribusi secara nyata, serta senantiasa menjaga nama baik almamater Universitas Islam Madura di mana pun berada.
Pelaksanaan wisuda digelar dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 06.30 WIB dan berakhir pukul 11.00 WIB, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 12.30 WIB dan ditutup pukul 16.30 WIB.
Melalui pelaksanaan wisuda ini, Universitas Islam Madura kembali meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak generasi unggul, religius, dan berdaya saing, sejalan dengan visi UIM dalam membangun peradaban berbasis ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam. (Ila)

