
SURABAYA, uim.ac.id – Dosen Universitas Islam Madura (UIM) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Anugerah LPTNU 2026 – Strategic Leadership Forum, “Connecting Leadership, Serving the Nation” yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang bertempat di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) pada Selasa, (10/3/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan LPTNU dari berbagai perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kepemimpinan strategis perguruan tinggi NU sekaligus memberikan apresiasi kepada akademisi yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
Dosen UIM yang berhasil meraih penghargaan tersebut, yaitu: Dr. Hozairi, S.ST., MT., meraih Penghargaan Terbaik Kedua pada bidang Komputer dan Artificial Intelligence (AI) atas kontribusi dan kiprahnya dalam pengembangan riset dan inovasi di bidang teknologi informasi.
Sementara, Dr. Iswahyudi, M.Si., meraih penghargaan Terbaik Ketiga pada kategori Ilmu-Ilmu Alam dan Kehidupan yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan keilmuan dan penelitian pada bidang sains dan kehidupan.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi para akademisi dalam mengembangkan riset, inovasi, serta kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di lingkungan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.
Kehadiran perwakilan LPTNU dari berbagai daerah dalam forum strategis ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi, memperluas jejaring akademik, serta mempertegas komitmen perguruan tinggi NU dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Prestasi yang diraih oleh kedua dosen tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika Universitas Islam Madura untuk terus meningkatkan kualitas riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran UIM dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional. (Ila)

